Sabtu, 20 November 2010

Duhai Allah,, Di mana dia saat ini ??

Duhai Allah..
Di mana dia saat ini ?
Bagaimana keadaannya saat ini ? Apakah sehat ?
Bagaimana Islamnya saat ini ? Apakah masih sama seperti 3 tahun yang lalu ?
Apakah dia sudah menyempurnakan separuh agamanya ? Dengan siapa duhai Rabbi ?

Seseorang yang begitu meneduhkan ketika dipandang. Bukan ya Rabb, bukan salah dia begitu. Salahku yang tidak bisa menjaga pandangan kala itu. Salahku yang memiliki rasa kagum kepadanya. Tapi, sungguhkah itu sebuah kesalahan duhai Allah ?

Allah tercinta..
Di mana kakakku yang satu itu ?
Sudah aku bertanya ke semua orang. Sudah aku cari dia di dunia maya.
Nihil ya Rabb..
Sungguh aku ingin menangis..
Di mana dia Rabbku ?
Di mana dia saat ini ?

Kakak yang selalu tersenyum dengan tulus, walaupun senyuman itu bukan untukku..
Kakak yang lebih memilih pulang melewati bagian sisi sekolah daripada melewati kerumunan banyak orang. Sungguh, aku tau bukan karena dia rendah diri. Namun karena kerendah-hatiannya..
Kakak yang dengan baik hati mau memberikan fotonya. Untukku. Walaupun harus temanku yang memintanya. (mana berani meminta sendiri)

Sungguh Rabbi..
Ingin memulai silaturahim dengannya..
Sebagai adik dan kakak..
Memulai sesuatu yang belum dimulai kala itu..

Allah tercinta..
Do'aku untuknya..

"Rabbku.. Lindungi dia di mana pun dia berada. Peliharalah Iman dan Islamnya. Lancarkanlah segala sesuatu yang dia jalani. Rahmati dia. Cintai dia. Turunkanlah bidadari untuknya. Untuk mendampingi dia taat kepada_Mu. Teman dunia dan akhirat. Jadikan dia kekasih_Mu kelak. Sungguh Allah. aku ingin dia baik. Kasihi dia sebagaimana Engkau mengasihi hamba-hamba yang Engkau kasihi."

Kakak, apa kabar ?




Jumat, 05 November 2010

__Tentang Kehendak_Nya__

Ketika kehendakmu tak sejalan dengan kehendak_Nya..
Biarkan kehendak_Nya yang berjalan atas hidupmu..
Karena kehendak_Nya adalah kebaikan untukmu..

Ketika inginmu tak sesuai dengan ingin_Nya..
Biarkan ingin_Nya menjadi skenario terbaik bagi hidupmu..
Karena Dia Mahatau segala hal tentang dirimu..

Biarkan tangisan mengobati kekecewaanmu..
Bukan kecewa pada Rabb-mu..
Tapi kekecewaan pada dirimu sendiri..
Karena tak mampu berdiri di atas ingin_Nya..

Hidup terus dijalani, shalehah..
Semenyakitkan apapun..
Siap ataupun tidak..
Karena Rabb-mu tidak pernah butuh persetujuanmu atas kehendak_Nya..