Senin, 27 Desember 2010

The Song Of The Heart

Raise your voices brothers, give praise to the great 'Guin
Who put songs in our hearts

You might make a different song, yes that's right it's true
That don't make anybody more or less as good as you
If you can't feel the music that's all you really need
Then turn this party all the way out
Good time guaranteed

Everybody get up
Clap your hands and dance to the beat
Whatever you do little darlin' it's cool
Just get up out your seat
And wave your flag because everybody plays a part
One world united singing the song of the heart

Look ... everybody makes mistakes
Oh yeah, not one or two (right!)
But that don't make the dirty little things they say about you true
(You tell 'em!)
Step aside little babies and watch me do my thing
I don't even need a good reason to do this
Listen to me sing

Everybody get up
Clap your hands and show them what you got
Tonight we gonna jam from now until eternity
Don't you stop - make it hot oh!
And wave your flag because everybody plays a part
One world united singing this song of the heart

Come on!
Watch me now!

Oh, I don't care what the people say
This is my life
I just got to like that okay (okay?)
They can go fly their momma's kite
Hooray!

(spoken)
We can be together if we all do our part
I�ll let you if you let me sing the song of my heart
We can be together if we all do our part
I�ll let you if you let me sing the song

(we got it!)
All right I'm going to tell you one more time
Listen ...
Unh

One world
One world
One world united
Singin� a song
Singin� a song
Singin� a, singin� a, singin� a, singin� a song of the heart

Feel me? Oh yeah!
Feel me? Keep singing!
You do you
I do me
Whateva! Get going y'all!
The song of the heart

Masa Lalu dan Masa Kini

Setiap orang pasti memiliki orang-orang di masa lalu. Apapun status yang menyertainya. Entah teman, sahabat, mantan pacar, atau yang lainnya. Mereka pasti mengukir sebuah cerita yang selalu ingin dibagi. Entah cerita bahagia ataupun cerita duka. Itulah yang menjadikan mereka selalu ingin diingat, tak dilupakan. Kau punya. Aku pun punya. Kita semua punya bukan ?? Hanya, pasti dengan cerita-cerita yang berbeda. Tidak ada yang sama. Sensasinya pun pasti tak sama.

Setiap orang pasti memiliki orang-orang di masa kini. Apapun status yang menyertai. Entah teman, sahabat, pacar, atau yang lainnya. Mereka pasti orang yang baru dan akan mengukir banyak hal di kehidupanmu saat ini. Adanya mereka jauh lebih mewarnai hari.

Kamu tau ??
Aku tak pernah ingin mendengar cerita mengenai orang-orang di masa lalumu. Karena, kebahagiaan yang pernah kalian alami membuatku cemburu. Apakah kau tak bahagia dengan hadirnya aku ??
Aku tak pernah ingin mendengar cerita mengenai orang-orang di masa lalumu. Karena, kesedihan yang pernah mereka torehkan padamu, hanya akan membuat aku semakin membenci. Mengapa mereka bisa membuatmu bersedih ??!

Aku tak pernah bisa menerima hadirnya orang lain. Ya, itulah aku.
Tapi, aku tak pernah bisa mengatakan ketidaksukaanku. Karena, melihatmu bahagia menceritakan semua itu, menghalangi aku untuk menghentikanmu. Tapi, apakah kau tidak pernah bisa membaca bagaimana perasaanku sesungguhnya ??

Itu yang membuat aku tidak pernah mau menghadirkan orang-orang di masa laluku di hadapanmu. Menceritakan adanya mereka hanya membuatku takut jika kau akan terluka. seperti yang aku rasakan selama ini.
Itu juga yang membuatku tidak pernah ingin memperkenalkan kalian. Aku hanya takut, kalianpun tidak siap untuk menerima kehadiran satu dengan yang lainnya.

Tapi, aku tak pernah berharap kalian menuruti ku. Aku tak pernah ingin menuntut apapun. Aku hanya akan senang jika kalian senang.

Kalian akan selalu menjadi masa lalu dan masa kiniku ..

Selasa, 14 Desember 2010

..Semilir Angin..

Semilir angin, mencipta kesejukan bagi yang dilewati . Membawa kedamaian ditiap hembusan .
Datang perlahan . Datang bergoyang . Dan tak bertahan .

Semilir angin, lewati lorong sunyi . Berjalan dalam ketenangan . Berlari dalam keheningan . Tak seorangpun sadar . Tak dihiraukan .

Semilir angin, menyentuh yang tak dapat disentuh . Merasakan namun tak dirasakan . Melihat tapi tak dilihat . Tak mengharap balasan .

Semilir angin, sekejap dirasa . Sesaat menyapa . Disaat itu pula, tak akan kembali . Ke tempat yang dilalui .

Semilir angin, ada walau tak dianggap . Menjaga walau tak terasa . Lagi .

Semilir angin, tak disadari ketika pergi .

Aku kah ??

Sabtu, 11 Desember 2010

* Setengah Hati kah ??


Tertegun ku memandangmu
Saat kau tinggalkanku menangis
Bodohnya ku mangharapmu
Jelas sudah tak kau pedulikan cintaku

Mestinya telah kusadari
Betapa perih cinta tanpa balasmu
Harusnya tak ku paksakan
Bila akhirnya kan melukaiku

Mungkin ku tak akan bisa jadikan dirimu
kekasih yang seutuhnya mencinta
Namun kurelakan diri
Jika hanya setengah hati
Kau sejukkan jiwa ini

Ku hanya terus berharap
Satu hari kau mampu sadari
Tiada yang pernah mengerti
Sepertiku setulus hati mencintaimu


Setengah hati kah ??

* Pemberian Bunda


Apakah yang dapat kuberikan untukmu, Anakku sayang..
Bayiku, yang amat mungil dan tak berdaya ?
Hanya cinta dan perhatianmu, Ibuku sayang.. Karena cinta ibu menaklukan segalanya

Lalu apa yang kini dapat kuberikan kepadamu, nak..
Setelah kini kau jadi siswi sekolahan ?
Pastikan aku memahami semua pelajaranku, Ibu.. Karena aku tak ingin seorang pun menjadikanku kelinci percobaan

Apa yang dapat kuberikan kepadamu, nak..
Setelah kau kini akan jadi istri ?
Berikan padaku dukungan dan nasehat, Ibu.. Tetapi relakan aku menjalani hidupku sendiri

Bagaimanakah aku dapat membantumu, nak..
Setelah kini kau menjadi calon bunda ?
Tebarkanlah tawa dan kearifanmu, Ibu.. Sampaikan kepada mereka apa artinya merdeka

Apa yang dapat kuberikan kepadamu, nak..
Setelah kini aku menua, agar kau tau aku tetap cinta ?
Hanya satu ciuman, teriring do'amu, Ibu.. Dan berbagai kenangan yang kita buat bersama

Aku berandai dapat memberimu lebih banyak lagi, nak..
Namun, keberadaan kita di bumi ini singkat sekali
Kau telah mengajariku bahwa seluruh kehidupan adalah anugerah, Ibu.. Dan sebagian dari yang paling berarti bagi kita tidaklah dapat dibeli

Valerie J. Palmer
Chicken Soup for the Soul

.. Hari Saat Aku Terlalu Sibuk ..


"Ibu, lihat !!", seru Darla, anakku, menunjuk burung elang yang terbang tinggi di langit.
"Oh ya", gumamku, sambil mengemudi, tenggelam dalam pikiranku tentang jadwal ketat hari ini.
Kekecewaan mengisi wajahnya.
"Ada apa manis ?", tanyaku, dengan dungu.
"Tak apa-apa", kata anakku yang berusia tujuh tahun. Saat itu sudah berlalu. Di dekat rumah, kami melambat untuk mencari rusa albino yang suka keluar pada awal sore di balik pepohonan tebal. Rusa itu tak terlihat di mana pun.
"Malam ini dia sedang sibuk", kataku.
Kami makan, mandi, menelepon, mengisi waktu hingga saatnya tidur.
"Ayo Darla, waktunya tidur !!", Ia berlari menyusulku naik ke atas.
Dengan lelah, aku mencium pipinya, mengucapkan do'a, lalu menyelimutinya.
"Bu, aku lupa mau memberi Ibu sesuatu !", katanya.
Kesabaranku habis.
"Besok pagi saja", kataku. Ia menggeleng.
"Ibu tak akan punya waktu besok pagi !!", bantahnya.
"Ibu pasti akan menyisihkan waktu", kataku membela diri. Kadang-kadang betapa pun aku berusaha, waktu mengalir di antara jemariku seperti pasir dalam jam pasir, tak pernah cukup. Tak pernah cukup untuknya, untuk suamiku, dan jelas tak cukup untukku.

Ia belum mau menyerah. Ia mengerutkan hidung kecilnya yang berbintik dengan merah dan mengibaskan rambutnya yang berwarna cokelat kacang.
"Pasti tak akan !! Pasti akan seperti hari ini seperti waktu kuminta Ibu melihat burung. Ibu bahkan tak mendengar apa yang kubilang".
Aku terlalu lelah untuk bertengkar, perkataannya menyerang begitu telak.
"Selamat malam !!", aku menutup pintunya dengan bunyi keras.

Namun, setelah itu, mata kelabu-birunya mengisi bayanganku saat aku memikirkan betapa sedikitnya waktu yang sebenarnya kami miliki hingga ia nanti dewasa dan pergi dari rumah.
Suamiku bertanya, "mengapa murung ?".
Aku menceritakannya.
"Mungkin ia belum tidur. Coba kau lihat", katanya dengan otoritas seorang orang tua yang benar. Aku mengikuti nasehatnya, ingin rasanya itu gagasan sendiri.

Aku membuka pintunya sedikit. Dan cahaya dari jendela menyinari tubuhnya yang sudah tidur. Perlahan aku membuka kepalan tangannya untuk melihat apa yang menyebabkan perselisihan kami.
Air mataku mengembang. Ia telah merobek sebuah hati merah besar yang bertuliskan puisi yang dikarangnya, berjudul, "Mengapa Aku Mencintai Ibuku".
Dengan hati-hati aku mengambil robekannya. Setelah hati itu disusun kembali, aku membaca apa yang dikarangnya.

Mengapa Aku Mencintai Ibuku
Meskipun kau sibuk dan bekerja keras
Kau selalu menyisihkan waktu bermain
Aku mencintai Ibu
karena
Akulah bagian terbesar dari harimu yang sibuk

Kata-kata itu bagai anak panah yang tepat menusuk jantung.
Sepuluh menit kemudian, aku membawa baki ke kamarnya. berisi dua cangkir cokelat panas. Saat dengan lembut menyentuh pipinya yang mulus, aku dapat merasa hatiku dipenuhi rasa sayang.
Bulu matanya yang hitam dan tebal merebah bagai kipas pada kelopaknya saat bulu mata itu bergetar, terbangun dari tidur tanpa mimpi, dan ia memandang baki itu.
"Ini untuk apa ?", tanyanya.
"Ini untukmu, karena kamu adalah bagian terpenting dari hari Ibu yang sibuk". Ia tersenyum dan meminum setengah cangkir cokelatnya dengan mengantuk. Lalu ia tertidur kembali, tak benar-benar mengerti betapa kuat aku memaksudkan apa yang baru saja aku katakan.


Cindy Ladage
Chicken Soup for the Mother's Soul

Minggu, 05 Desember 2010

_Jika Aku Menjadi_

Hemm .. Berkhayal dulu, sambil nunggu dysmenhorea ini ilang .. Ya ampun .. Sakitnyaa .. T_T Mulai ah ..


Jika aku menjadi *Burung ..
Mari rentangkan sayap, kepakkan perlahan, daaan terbang .. ^^,
naik.. naik.. naik..Waaah, menikmati pemandangan dari ketinggian . Ga masalah sama ketinggian, toh ga acropobhia..
Bebas terbang tanpa macet . Ga perlu pake helm .
Haha .Turun ah, tiris ..

Jika aku menjadi *Ikan salmon ..

Hemm .. Menikmati perairan sekarang ..
Mari . Mari . Berenang bersama . Kaya perjalanannya nemo ..
Goyangkan sirip .. Goyang . Goyang . Goyang . Goyang ..
Mau kemana kita ? Sydney ? Ngga ah !! Mmm .. Jepang . Jepang .. Haaa .. Jangan . Jangan . Jadi shushi nanti .. =D

Jika aku menjadi *perawat di kebun binatang (apa ya namanya ??) ..
Kerjanya di baby zoo ajah . Jadi, cuma ngurusin bayi . Okey, mari kita list !
Bayi macan putih, bayi kuskus, bayi beruang
, bayi koala, bayi monyet, bayi singa, apa lagi ya ? (aih.. Itu hewan berbulu semua . Ckckck.. Proyeksi bgt dah !) .Seharian ngurusin mereka juga ga papa . Pengen bgt ngabisin waktu sama bayi2 hewan itu . ^^,



Jika aku menjadi *Bunda ..
Weww .. Amin . Amin . Amin ..
Seorang Bunda dari anak2 yang sholeh dan sholehah . Ngerasain dapet peran kaya Ibu, biar tau gimana pengorbanan Beliau selama ini ..





Jika aku menjadi *seorang suami ..
Hee .. Laki2 dong ?! Biarin ah .. Ngapain ya
h ?? Hemm .. Biar tau gimana dapet peran 'kepala keluarga' . Jadi, bisa menghargai kerja keras para suami . Hee . Sok dewasa bgt !!

Jika aku menjadi *pengasuh di daycare ..
Hiaaa .. Motifnya yang pasti karena banyak anak kecil .. ^^,

ngadepin tingkah mereka, bandelnya, pinternya, lucunya, jailnya, cengengnya, semuanyaaaa ...
Rame pasti !


Jika aku jadi *backpacker

hee .. Mari tetapkan tujuan ..



Belitung . Yupz ! Kita nikmati pantai2 eksotis dulu . Dengan batu2 yang segede gambreng .
Pemandangannya, subhanallah ..





Mm .. Mampir bentar yah ke genting park . Nyobain wahana gila di sana dulu .
Caw ah ke Jepang . b",d
melewati 4 musim di sana . Menikmati kebudayaannya, makanannya, pemandangannya ..
Gunung Fuji .. Ckckck ..

Trus, ke Spanyol .. Duduk manis di nou camp

(apa camp nou ?) . Udah gitu aja ? Haha . Geje !




Mmm.. Ke Swiss .. Pengen ngerasain naik kereta di sana . Yippi ..


Kee Jerman ..
Nengok lab psikologi di Leipzig . Belajar psikologi lagi . Kontemporer . Bareng temen2 . Mari kita kembangkan psikologi islami !! =D

Jika aku menjadi *udahan ah .

Jadi diriku ajah .
Haha .
Menikmati kesibukan saat ini . Yang pasti , niat ngumpulin uang buat pergi haji sekeluarga .

Amin . =)

hemm .. Ga ilang2 ni sakit . T_T
dysmenhorea membuatku gila !!

Sabtu, 04 Desember 2010

Buat .. ??

Allah tercinta...
Terjadi lagi..

Menyerang titik lemah..


Saat ini..

Akan hamba titipkan hati ini hanya pada_Mu..

Kelak, jika menurut_Mu hamba sudah siap, jika waktunya sudah tepat, dan jika sudah saatnya hamba memperjuangkan ini..

Saat itu juga, hamba akan ambil kembali hati hamba..

Akan hamba gunakan untuk mencintai_Mu, dengan ibadah yang lain..

Ibadah yang membutuhkan digunakannya hati itu..


Hamba titipkan duhai Allah..

Kepada_Mu..

Tolong jangan Kau berikan jika memang waktunya belum tepat, walaupun hamba memohon ..

Sedang Rindu ..

Sedang rindu ..
1 tahun tau . Tapi hanya sekedar bertegur sapa, tanpa ada keinginan untuk memperdalam ..

Mengenang awal pertemuan tapi bukan untuk yang pertama, dalam suatu acara ..
Indahnya, kita langsung menyadari kalau Allah yang menghendaki . Berjanji untuk tidak ada yang pergi, aku mengiyakan walau dengan keraguan dan keterpaksaan .

Ya, kita menata kembali tujuan untuk apa kita di sana . Dan saat ini, alhamdulillah kita masih ada di sana, tidak pergi, dan selalu bertahan untuk tidak pergi .

Rindu saat itu ..


Sedang rindu ..

Saat pertama kali aku dengan penuh kepasrahan dan kepercayaan bisa menitikkan air mata di hadapan orang lain, dan itu di hadapanmu . Yang kau lakukan, hanya tersenyum pada saat itu . Ketika aku datang, tiba-tiba menangis, setelah itu pergi lagi, kau pun mempersilahkan, tanpa memaksa aku untuk menceritakan apa yang telah terjadi ..

Rindu saat itu ..


Sedang rindu ..

Kau yang tidak pernah menceritakan semua permasalahan yang sedang kau hadapi . Sampai-sampai aku marah dengan sifatmu itu . Tapi, sekarang aku mengerti, itulah kau ..

Yang aku tau, kau akan mengajakku pergi ketika kau merasakan masalah itu sudah sangat membebanimu . Aku menunggu ..
Karena saat itu aku tau, aku harus menghiburmu ..

Rindu saat itu ..


Sedang rindu ..

Ketika aku benar-benar terpuruk dan hanya bisa menangis sampai mata ini tak berbentuk . Ketika aku sudah memutuskan untuk ada di bawah selimut dan tidak akan bertemu dengan siapapun . Disaat tidak ada seorang pun yang tau, hanya kau yang tau ..

Lewat pesan singkat malam itu . Pesan singkat di jam 8 malam . Pesan yang berisi ajakan untuk pergi bersama . Dan tak tau kenapa, aku gembira . Tidak peduli dengan bentuk mata ini .

Gembiranya saat itu . Kau pun tidak berkomentar apapun tentang mataku, aku pikir kau tak tau . Tapi aku salah, kau peka . Kau selalu memberi sindiran halus . Ah, kau ..
Rindu saat itu ..


Sedang rindu ..

Kau yang pertama meletakkan begitu banyak cokelat di suatu tempat . Banyak ..

Cokelat yang harus aku makan ketika aku sedang sedih ..

Kau yang tiba-tiba datang membawa sesuatu, tanpa diduga .. Taukah kau, aku pun selalu senang membalas apa yang telah kau lakukan . Senang melihat wajahmu gembira . Walau yang aku perbuat tidak bernilai . Kau selalu tau caranya menghargai .
Rindu saat itu ..

Sedang rindu ..

Kau yang pertama mengatakan kata itu .. Ah, kalau kau tau, aku sungguh terharu . Kau selalu bisa membuat aku terharu dengan hal-hal kecil, hal-hal yang tidak penting . Tapi itu yang membuat aku suka ..

Cinta karena Allah ..

Rindu saat itu ..


Sedang rindu ..

Saat aku bilang, aku pernah sakit hati karenamu .. Kau selalu merasa bersalah . Selalu meminta maaf . Padahal aku pun tidak pernah mempermasalahkan itu lagi . Sampai aku menyesal telah jujur tentang hal itu ..

Rindu saat itu ..


Sedang rindu ..

Saat kau katakan, kau tidak ingin yang lain cemburu atas kedekatan kita . Lucu mendengarnya . Seberlebihankah kita ? Aku tau .. Jawabanmu, jawabanku, dan jawaban mereka pasti adalah iya .

Rindu saat itu ..


Rindu pertemuan kita selanjutnya .

Rindu mengukir kenangan lagi denganmu ..


Terima kasih Allah ..

Telah memperkenankan aku bertemu dia ..

.. Selamat Datang di Belanda ..


Aku sering diminta untuk menggambarkan pengalaman membesarkan anak yang cacat (untuk membantu orang yang tak pernah mengalami pengalaman unik ini mengerti dan membayangkan bagaimana rasanya. Kejadiannya seperti ini ..

Kalau anda sedang mengandung, rasanya seperti merencanakan liburan yang indah ke Italia.. Anda membeli berbagai buku panduan dan membuat rencana yang bagus.. Colloseum.. Patung Daud karya Michelangelo. Gondola di Venesia.. Anda mungkin belajar bahasa Italia.. Semuanya sangat menggairahkan..


Setelah berbulan-bulan berantisipasi, harinya akhirnya tiba.. Anda membereskan koper dan berangkat.. Beberapa jam kemudian, pesawat mendarat.. Pramugari masuk dan berkata, "Selamat datang di Belanda"..


"Belanda ??!!", kata Anda.. "Apa maksudnya, Belanda ??!! Saya mau pergi ke Italia !! Saya seharusnya ada di Italia !! Sepanjang hidupku aku memimpikan pergi ke Italia"..


Tapi, rencana penerbangan telah berubah.. Pesawat telah mendarat di Belanda dan di situlah Anda harus tinggal.


Yang penting adalah mereka tidak membawa Anda ke tempat yang kotor menjijikkan dan menakutkan, dilanda penyakit, kelaparan, dan wabah.. Tempatnya yang berbeda, cuma itu..


Jadi, Anda harus membeli buku panduan baru.. Dan Anda harus mempelajari bahasa yang sama sekali baru.. Dan Anda bertemu dengan orang yang lain sama sekali, yang mungkin tak akan pernah Anda temui kalau Anda tak di sini..


Tempatnya BERBEDA, suma itu.. Jalan kehidupannya lebih lambat dari pada Italia, lebih tidak meriah daripada Italia.. Tapi, setelah Anda berada di situ beberapa saat, Anda menghela napas, Anda melihat-lihat ke sekeliling..... Anda mulai melihat bahwa di Belanda ada kincir angin...... dan di Belanda ada tulip.. Bahkan di Belanda ada Rembrandt..


Tapi, semua orang yang Anda kenal sibuk bepergian ke Italia... dan mereka menyombongkan betapa menyenangkannya melewatkan waktu di sana. Dan selama sisa hidup Anda, Anda akan bilang, "Ya, saya memang seharusnya pergi ke sana. Itulah yang saya encanakan"..


Tapi.. kalau Anda menghabiskan hidup Anda untuk menyayangkan bahwa Anda tak pergi ke Italia, Anda tak akan bisa bebas untuk menikmati hal-hal yang sangat indah dan sangat istemewa.... di Belanda..


EPK, Chicken Soup for the Mother's Soul