Senin, 27 Desember 2010

Masa Lalu dan Masa Kini

Setiap orang pasti memiliki orang-orang di masa lalu. Apapun status yang menyertainya. Entah teman, sahabat, mantan pacar, atau yang lainnya. Mereka pasti mengukir sebuah cerita yang selalu ingin dibagi. Entah cerita bahagia ataupun cerita duka. Itulah yang menjadikan mereka selalu ingin diingat, tak dilupakan. Kau punya. Aku pun punya. Kita semua punya bukan ?? Hanya, pasti dengan cerita-cerita yang berbeda. Tidak ada yang sama. Sensasinya pun pasti tak sama.

Setiap orang pasti memiliki orang-orang di masa kini. Apapun status yang menyertai. Entah teman, sahabat, pacar, atau yang lainnya. Mereka pasti orang yang baru dan akan mengukir banyak hal di kehidupanmu saat ini. Adanya mereka jauh lebih mewarnai hari.

Kamu tau ??
Aku tak pernah ingin mendengar cerita mengenai orang-orang di masa lalumu. Karena, kebahagiaan yang pernah kalian alami membuatku cemburu. Apakah kau tak bahagia dengan hadirnya aku ??
Aku tak pernah ingin mendengar cerita mengenai orang-orang di masa lalumu. Karena, kesedihan yang pernah mereka torehkan padamu, hanya akan membuat aku semakin membenci. Mengapa mereka bisa membuatmu bersedih ??!

Aku tak pernah bisa menerima hadirnya orang lain. Ya, itulah aku.
Tapi, aku tak pernah bisa mengatakan ketidaksukaanku. Karena, melihatmu bahagia menceritakan semua itu, menghalangi aku untuk menghentikanmu. Tapi, apakah kau tidak pernah bisa membaca bagaimana perasaanku sesungguhnya ??

Itu yang membuat aku tidak pernah mau menghadirkan orang-orang di masa laluku di hadapanmu. Menceritakan adanya mereka hanya membuatku takut jika kau akan terluka. seperti yang aku rasakan selama ini.
Itu juga yang membuatku tidak pernah ingin memperkenalkan kalian. Aku hanya takut, kalianpun tidak siap untuk menerima kehadiran satu dengan yang lainnya.

Tapi, aku tak pernah berharap kalian menuruti ku. Aku tak pernah ingin menuntut apapun. Aku hanya akan senang jika kalian senang.

Kalian akan selalu menjadi masa lalu dan masa kiniku ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar