Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,,
Seperti awan yang setia menebar hujan,,
Di penghujung kemarau,,
Ia tau apa yang bumi butuhkan,,
Meski awan tak pernah menyentuhnya,,
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,,
Seperti mentari yang setia pada bumi,,
Ia tak pernah ingkar untuk muncul diwaktu yang ia janjikan,,
Karena ia tau bahwa bumi membutuhkan sinarnya,,
Setelah melewati malam dingin yang panjang,,
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,,
Seperti hawa murni yang memberimu udara,,
Meski tak terlihat oleh pandangan,,
Namun selalu ada untuk membuatmu tetap bertahan,,
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,,
Seperti telaga bening yang menyejukkan,,
Yang dapat mengundangmu untuk duduk di tepinya,,
Merenung dalam tenang airnya,,
Atau membasuh wajah menghilangkan resah,,
Bahkan kala lelah, kau berenang di jernih airnya,,
Meski telaga itu berkecipak karenanya,,
Sederhana,,
Adalah sesuatu yang agung,,
Menjadikan segala sesuatu nampak mudah,,
Menjadikan segala sesuatu nampak indah,,
Menjadikan segala sesuatu nampak lebih berarti,, bermakna,,
Ya,,
Sesederhana itu,,
Di dalam ruang sederhana ingin aku tempatkan,,
Di dalam ruang sederhana ingin aku pelihara,,
Agar, semuanya tetap sederhana,,
Sesederhana yang aku inginkan,,
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,,
Dengan kata yang tak sempat diucapkan,,
Kayu kepada api yang menjadikannya abu,,
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,,
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan,,
Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada,,
Aku ingin sesederhana itu,,
Andai kau tau,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar